Profil Kota Banjarmasin

WISATA BANJARMASIN

Kota Banjarmasin (Kota Seribu Sungai) adalah ibu kota provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia serta kota terbesar dan terpadat di Kalimantan. Kota ini juga termasuk salah satu kota besar di Indonesia dan Kota terpadat di luar pulau Jawa. Banjarmasin yang dijuluki Kota Seribu Sungai ini memiliki wilayah seluas 72 km² yang wilayahnya merupakan delta atau kepulauan yang terdiri dari sekitar 25 buah pulau kecil (delta) yang dipisahkan oleh sungai-sungai diantaranya pulau Tatas,pulau Kelayan, pulau Rantauan Keliling, pulau Insan dan lain-lain. Berdasarkan data BPS Kota Banjarmasin tahun 2015, Banjarmasin memiliki penduduk sebanyak 675.440 jiwa dengan kepadatan 9.381 jiwa per km². Wilayah metropolitan Banjarmasin yaitu Banjar Bakula memiliki penduduk sekitar 1,9 juta jiwa.

peta-banjarmasin-O

Banjarmasin yang berdimensi lima diarahkan pembangunannya sebagai Kota Pemerintahan, Perdagangan, Pelabuhan, Industri dan Pariwisata. Dalam semua upaya tadi, Sungai Barito menduduki tempat yang utama. Kehidupan di kota Banjarmasin memang tidak terpisahkan dari Sungai Barito beserta anak-anak sungainya. Terletak dipertemuan antara Sungai Barito dan Sungai Martapura, kota ini strategis sekali untuk perdagangan.
Sungai Barito yang luas dan dalam, Sungai Martapura yang dapat dilayari kapal-kapal besar, memuat kapal-kapal Samudera dapat merapat hingga kota Banjarmasin, yang terletak 22 km dari laut Jawa.

Dari segi geografis Kota Banjarmasin terletak pada 3°15′ sampai 3°22′ Lintang Selatan dan 114°32′ Bujur Timur, ketinggian tanah asli berada pada 0,16 m di bawah permukaan laut dan hampir seluruh wilayah digenangi air pada saat pasang. Kota Banjarmasin berlokasi daerah kuala sungai Martapura yang bermuara pada sisi timur Sungai Barito. Letak Kota Banjarmasin nyaris di tengah-tengah Indonesia.

Kota ini terletak di tepian timur sungai Barito dan dibelah oleh Sungai Martapura yang berhulu di Pegunungan Meratus. Kota Banjarmasin dipengaruhi oleh pasang surut air laut Jawa, sehingga berpengaruh kepada drainase kota dan memberikan ciri khas tersendiri terhadapkehidupan masyarakat, terutama pemanfaatan sungai sebagai salah satu prasarana transportasi airpariwisataperikanan danperdagangan.

Menurut data statistik 2001 dari seluruh luas wilayah Kota Banjarmasin yang kurang lebih 98,46 km² ini dapat dipersentasikan bahwa peruntukan tanah saat sekarang adalah lahan tanah pertanian 3.111,9 ha, perindustrian 278,6 ha, jasa 443,4 ha, pemukiman adalah 3.029,3 ha dan lahan perusahaan seluas 336,8 ha. Perubahan dan perkembangan wilayah terus terjadi seiring dengan pertambahan kepadatan penduduk dan kemajuan tingkat pendidikan serta penguasaan ilmu pengetahuan teknologi.

Dl lihat dari segi suku bangsa, Mayoritas penduduk kota Banjarmasin berasal dari etnis Banjar (79,12%). Orang Banjar yang mendiami Kota Banjarmasin merupakan kelompok Banjar Kuala, namun di Kota Banjarmasin juga banyak terdapat orang Banjar Pahuluan yang berasal dariBanua Anam serta orang Banjar dari daerah-daerah lain di Kalimantan Selatan.

Etnis berikutnya yang cukup mudah ditemui di kota Banjarmasin yaitu etnis Jawa (10,72%) dan Madura (2,42%). Orang Jawa di Banjarmasin tersebar di hampir semua kawasan dan umumnya telah membaur dengan orang Banjar, sedangkan orang Madura lebih mengelompok dengan mendiami beberapa kantong pemukiman Madura di Banjarmasin. Selain itu terdapat pula etnisTionghoaArabDayakBugisSunda dan lain-lain.

Pasar-Terapung-Banjarmasin  pulau kembang

Dari segi tempat wisatanya, di kota Banjarmasin terdapat beberapa tempat pariwisata yang terkenal, di antaranya yaitu: Pasar terapung Muara Kuin, pasar terapung siring sungai Martapura, Pulau Kembang, Menara Pandang Pier Tendean, Museum Wasaka (Waja Sampai Kaputing), Masjid bersejarah Sultan Suriansyah, Masjid Raya Sabilal Muhtadin, dan yang paling terbaru yakni patung bekantan, dan masih banyak lagi.

apam_barabai  Soto Banjar

Di bidang kuliner, Kota Banjarmasin merupakan salah satu kota yang banyak menyajikan tempat-tempat kuliner, dan bahkan tempat-tempat tersebut di jadikan tujuan wisatawan dari luar daerah Banjarmasin, di antara tempat kuliner di kota Banjarmasin yakni; Warung Soto Bang Amat, Warung Soto Kuin, Sari Patin, Nasi Itik Gambut, dll. Sedangkan untuk makanan khas Banjar, yaitu; Soto Banjar, Pais Patin, Haruan Baubar, gangan waluh, paisan wadi sapat, masak habang, katupat kandangan, dll Untuk kue / wadai khas Banjar: Wadai cincing, Klepon, Apam Barabai, Bingka, Pais, Apam Parangge, Wadai Cucur, Bingka babanam, Serabi, Lalampar, dll.

Rasanya tidak akan habis menceritakan Kota Banjarmasin yang di juluki Kota Seribu Sungai, InsyaAllah akan kita lanjutkan untuk artikel berikutnya.

Wisata Kalsel

Wisata Banjarmasin

Sumber Referensi:

Wikipedia / Kota Banjarmasin

www.banjarmasinkota.go.id

http://banjarmasin.bpk.go.id/

hasanzainuddin.wordpress.com

 

 

Leave a Reply